Masih ingat kisah kasus penculikan para aktivis 1998 yang ternyata berbuntut panjang?
Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Wiranto pernah menyatakan, bahwa Letjen (Purn) Prabowo Subianto adalah inisiator penculikan para aktivis tersebut.
Pernyataan Wiranto ternyata membuat puluhan mantan prajurit Kopassus kesal, geram dan membalas tudingan tak berdasar itu demi membela Prabowo yang saat itu menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus. Ya, mereka mengklaim, pernyataan Wiranto salah besar.
“Tak pantas sebagai mantan seorang pimpinan berbicara seperti itu. Itu namanya memecah belah dan mengadu domba,” ucap Kolonel TNI (Purn) Ruby, seperti yang dilansir di voa-islam.com (03/10/18).
Ruby menyatakan, apa yang dikatakan olehnya adalah perwakilan dari barisan mantan Kopassus yang tersinggung atas pernyataan tidak mengenakkan itu. Ya, dengan kata lain, Ruby dan mantan Kopassus lainnya tidak bermaksud untuk mendukung Partai Gerindra (yang saat itu dan sampai sekarang diketuai oleh Prabowo Subianto).
Bahkan, Ruby dengan berani mengajak ‘perang’ Wiranto.
“Kami mengatakan ini bukan masalah orasi dan dukungan. Kita para purnawirawan (mantan Kopassus) ini tersinggung oleh Wiranto, oknum para jenderal, karena tidak bicara dengan tegas dan hanya adu domba serta memecah belah. Kami di akar rumput mulai panas. Ingin seolah-olah kita berperang lagi,” ucap Rudy, seperti yang dilansir di merdeka.com (03/10/18).
Bagaimana menurut Anda? Semoga artikel ini bisa memberi wawasan baru untuk Anda.
Baca Sumber



