Berniat Cari Simpati, Tindakan Sandiaga Uno Ini Justru Permalukan Diri Sendiri




Sejak maju sebagai calon wakil presiden mendmapingi Prabowo Subianto, Sandiaga Uno acapkali mengeluarkan jargon-jargon yang membuat mereka yang mendengarnya tertawa, atau minimal tersenyum.

Salah satu yang paling populer adalah istilah emak-emak yang digunakan oleh Sandiaga Uno untuk menunjuk kondisi ekonomi yang sulit. Sandi menyatakan bahwa banyak emak-emak mengeluh karena tingginya harga bahan-bahan pokok.

Sandi menyebut bahwa saat ini uang Rp. 100 ribu hanya bisa dipakai buat belanja cabai dan bawang saja.



Dari semua pernyataan Sandi, ucapan Sandi tentang ukuran tempe yang setipis kartu ATM mendapat banyak tanggapan. Rata-rata mereka menganggap apa yang disampaikan Sandi terlalu berlebihan.

Banyak pihak menganggap apa yang disampaikan Sandiaga hanyalah dagelan yang tidak berdasar. Berdasarkan pantauan detik.com (9/9/2018), memang ada pengurangan dalam ukuran tempe, tetapi tidak setipis yang Sandiaga sampaikan.



Pernyataan-pernyataan Sandiaga yang kerapkali nyeleneh ini tentunya justru menurunkan kredibilasnya di mata masyarakat.

Niat hati ingin cari dukungan dan simpati, namun dengan sikapnya selama ini, justru bisa mempermalukan dirinya sendiri.

Kalian setuju dengan pendapat ini?

Baca Sumber
close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==