Pilpres 2019 mendatang hanya akan diikuti oleh dua calon presiden (capres), yaitu Jokowi dan Prabowo. Pada pilpres kali ini, Jokowi berstatus sebagai petahana. Artinya jika terpilih lagi, Jokowi berpeluang untuk melanjutkan kebijakan-kebijakan yang telah dirancang pada periode sebelumnya. Namun jika Prabowo yang terpilih, kemungkinan sejumlah kebijakan yang disusun Jokowi pada periode sebelumnya akan dihapus atau diganti.
Dari sejumlah kebijakan yang sudah dirancang atau diterapkan oleh pemerintah Jokowi,terdapat 3 kebijakan yang berpeluang besar untuk dihapus jika Prabowo yang menjadi presiden. Berikut adalah 3 kebijakan tersebut.
Pencabutan subsidi
Pada awal-awal masa pemerintahannya, Jokowi melakukan pencabutan subsidi. Sektor energi merupakan yang paling besar terkena dampak ini. Itulah sebabnya harga BBM dan tarif dasar listrik melonjak naik. Dana yang sebelumnya digunakan untuk subsidi, dialihkan untuk hal yang lebih produktif. Contohnya untuk pembangunan infrastruktur.
Namun subsidi ini kemungkinan bakal diberlakukan lagi kalau Prabowo yang menjadi presiden. Pasalnya para pendukung Prabowo sering mengkritik pencabutan subsidi yang diberlakukan Jokowi karena menyebabkan kebutuhan hidup menjadi meningkat.
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung
Dilansir dari kompas.com (02/05/18), proyek kereta cepat Jakarta-Bandung memiliki jalur sepanjang 142,3 km. Kereta cepat Jakarta-Bandung ini merupakan salah satu proyek infrastruktur yang paling besar alokasi anggarannya. Untungnya proyek ini sama sekali tidak memanfaatkan APBN.
Karena bekerjasama dengan China, kereta cepat Jakarta-Bandung ini kemungkinan gagal dibangun kalau Prabowo yang terpilih sebagai presiden. Seperti yang kita tahu, para pendukung Prabowo selalu teriak-teriak anti asing dan aseng.
Utang luar negeri
Pemerintahan Jokowi sangat gencar membangun infrastruktur. Itulah sebabnya utang luar negeri Indonesia juga meningkat demi membiayai proyek infrastruktur tersebut. Kalau Prabowo yang jadi presiden, Indonesia mungkin tidak akan berutang lagi. Bisa jadi dengan cara mengurangi pembangunan infrastruktur atau malah tidak membangun sama sekali. Sebagai pihak yang gencar mengkritik pemerintah karena berutang, tentunya mereka juga tidak mau ikut-ikutan berutang juga.
Baca Sumber
Dari sejumlah kebijakan yang sudah dirancang atau diterapkan oleh pemerintah Jokowi,terdapat 3 kebijakan yang berpeluang besar untuk dihapus jika Prabowo yang menjadi presiden. Berikut adalah 3 kebijakan tersebut.
Pencabutan subsidi
Pada awal-awal masa pemerintahannya, Jokowi melakukan pencabutan subsidi. Sektor energi merupakan yang paling besar terkena dampak ini. Itulah sebabnya harga BBM dan tarif dasar listrik melonjak naik. Dana yang sebelumnya digunakan untuk subsidi, dialihkan untuk hal yang lebih produktif. Contohnya untuk pembangunan infrastruktur.
Namun subsidi ini kemungkinan bakal diberlakukan lagi kalau Prabowo yang menjadi presiden. Pasalnya para pendukung Prabowo sering mengkritik pencabutan subsidi yang diberlakukan Jokowi karena menyebabkan kebutuhan hidup menjadi meningkat.
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung
Dilansir dari kompas.com (02/05/18), proyek kereta cepat Jakarta-Bandung memiliki jalur sepanjang 142,3 km. Kereta cepat Jakarta-Bandung ini merupakan salah satu proyek infrastruktur yang paling besar alokasi anggarannya. Untungnya proyek ini sama sekali tidak memanfaatkan APBN.
Karena bekerjasama dengan China, kereta cepat Jakarta-Bandung ini kemungkinan gagal dibangun kalau Prabowo yang terpilih sebagai presiden. Seperti yang kita tahu, para pendukung Prabowo selalu teriak-teriak anti asing dan aseng.
Utang luar negeri
Pemerintahan Jokowi sangat gencar membangun infrastruktur. Itulah sebabnya utang luar negeri Indonesia juga meningkat demi membiayai proyek infrastruktur tersebut. Kalau Prabowo yang jadi presiden, Indonesia mungkin tidak akan berutang lagi. Bisa jadi dengan cara mengurangi pembangunan infrastruktur atau malah tidak membangun sama sekali. Sebagai pihak yang gencar mengkritik pemerintah karena berutang, tentunya mereka juga tidak mau ikut-ikutan berutang juga.
Baca Sumber



