Kita ketahui bersama, Presiden Jokowi kerap kali membagikan sepeda saat berkunjung di suatu daerah. Belakangan ini, aksi tersebut mendapatkan kritikan dari Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.
Fadli Zon mengklaim, aksi bagi-bagi sepeda Jokowi bisa memunculkan pernyataan-pernyataan negatif. Apalagi saat ini telah masuk masa kampanye Pemilu Presiden 2019. Mengingat, Jokowi (saat ini) tidak hanya menjadi Presiden, melainkan juga calon presiden pada pilpres 2019.
“Orang bisa melihatnya dia sebagai presiden sekaligus juga sebagai capres. Harusnya tidak boleh lah. Lagian mana ada sih di negara seluruh dunia ada presidennya bagi-bagi sepeda,” jelas Fadli, seperti yang dilansir di tribunnews.com (01/09/18).
Fadli menyarankan Jokowi agar membagikan sesuatu yang (nilainya) lebih kecil daripada sepeda. Gantungan kunci misalnya.
“Menurut saya sepeda kan mahal, tapi kalau sepeda-sepedaan, suvenir kecil, itu mungkin nggak apa-apa, gantungan kunci sepeda,” ucap Fadli, seperti yang dilansir di tribunnews.com (01/09/18).
Fadli menunturkan, bagi-bagi sepeda bisa memunculkan dugaan adanya unsur politik uang, yang disebutnya sebagai politik sepeda. Oleh karena itu, ia melarang aksi tersebut.
Bagaimana pendapat Anda? Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.
Baca Sumber



