Rasyid Rajasa: Saya Merasa Seperti Berjalan di Jalan Allah Ketika Bersamanya



Meski usia pernikahan baru berjalan lima bulan, Muhammad Rasyid Amrullah Rajasa merasa memiliki banyak kenangan bersama Adara Taista yang akan terus membekas selamanya.
Berpacaran tiga tahun lamanya, Rasyid segera menikahi Adara pada 23 Desember 2017 setelah tahu kekasih hatinya itu mengidap kanker melanoma sekitar April 2017.
Sedari awal Adara mengidap penyakit langka tersebut, Rasyid sudah siap dengan segala kemungkinan dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah.
Begitu besar kecintaan Rasyid terhadap Adara sehingga segera melamarnya dan hal tersebut dibenarkan Ismet Jamal, ayah mertuanya.
"Ketika sakitnya bertambah parah, maka disegerakan untuk menikah, alhamdulillah Adara sempat merasakan memiliki keluarga baru yang sangat sayang padanya," ucap Ismet menahan kesedihannya mendalam.
Rasyid tampak sedih istri yang baru dinikahinya itu meninggal karena penyakit kanker melanoma saat Adara menjalani perawatan di Rumah Sakit Moriyama Memorial Tokyo, Jepang, Sabtu (19/5/2018).
Selama menjalani rumah tangga bersama, putra bungsu mantan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa itu merasa dituntun ke jalan lurus oleh Adara.
Adara selalu mengingatkan Rasyid untuk segera mengambil wudu dan menjadi imam salat untuknya.
"Adara memiliki iman yang sangat kuat, saya merasa seperti berjalan di jalan Allah ketika bersama dirinya," ucap Rasyid usai memakamkan istrinya di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2018).
Ia berterimakasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu almarhumah istrinya sejak jatuh sakit, hingga mengembuskan nafas terakhirnya.
Selain itu, ia memohon maaf dan juga meminta doa untuk istri tercintanya, agar ditempatkan di sisi Allah dan dihapuskan semua dosanya serta diterima amal dan ibadahnya.
Kagetkan keluarga
Kepergian Adara Taista membuat keluarga terkejut.
"Kaget ya pasti. Dia dropnya itu juga mendadak kemudian Sabtu pagi dinyatakan sudah meninggal," ujar paman Adara, Ardjil Tahir, saat ditemui TribunJakarta.com di rumah orangtua Adara di Jalan Sekolah Duta I No. 47, Pondok Indah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2018).
Di balik harus menahan sakit karena penyakitnya, membuat Ardjil harus mengagumi keponakannya itu.
Seingat Ardjil, Adara sudah menderita sakit pada awal 2017, sebelum dinikahi Muhammad Rasyid pada akhir tahun yang sama.
Ardjil mengatakan meski Adara memiliki penyakit berat yang harus membuatnya menjalani perawatan di luar negeri, namun keponakannya itu tak pernah terlihat mengeluh.
"Anaknya itu orang yang ceria dan enggak pernah nunjukin ke orang lain kalau dia sakit. Saya juga enggak ada firasat apa-apa," ucap Ardjil.
Kata Ardjil, Adara masih bisa berkomunikasi ketika kakak iparnya, ‎Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas menjenguknya pada Kamis (17/5/2018).
"Kamis malam Mas Ibas pulang dari Jepang, di sana masih ngobrol sama almarhumah. Tapi hari Sabtu paginya kondisinya memburuk dan mengembuskan nafas terakhir," kata Ardjil.
Artikel Asli
close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==